SEJARAH RSUD IBNU SINA KAB. GRESIK.
 
Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina Kabupaten Gresik adalah rumah sakit umum milik Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik.
Rumah sakit yang berada di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo ini didirikan pertamakali pada tanggal 16 Agustus 1975, dan dires­mikan oleh Gubernur Jawa Timur Moch. Noer, dengan nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Gresik. Oleh karena berada di kawasan Bunder, maka RSUD Kabupaten Gresik lebih dikenal dengan nama Rumah Sakit Bunder.

Sebagai rumah sakit umum type C milik pemerintah daerah, maka melalui Peraturan Daerah Kabupaten Gresik No. 10 tahun 1993, RSUD Kabupaten Gresik ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Kabupaten Gresik dan sekitarnya.

Setelah dilakukan peningkatan kapasitas tempat tidur pasien seiring dengan peningkatan jumlah dan jenis pelayanan dokter spesialis, maka pada tanggal 11 Mei 2005 melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 719/Menkes/SK/V/2005 RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik ditetapkan sebagai Rumah Sakit Umum Kelas B Non Pendidikan.

Dengan semakin berkembangnya tata kelola keuangan pemerintah daerah dan paradigma pelayanan publik, maka RSUD Kabupaten Gresik yang ber­alamat di JL. Dr. Wahidin Sudiro Husodo 243 B Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur,  pada tanggal 28 Desember 2007 berdasarkan keputusan Bupati Gresik Nomor : 180/2411/HK/403.14/2007 RSUD Kabupaten Gresik ditetapkan sebagai rumah sakit dengan Status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) penuh yang ber­arti rumah sakit diberikan fleksibilitas  dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan produktifitas, serta penerapan praktek bisnis yang sehat sehingga rumah sakit mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pada tanggal 31 Juli 2009 secara resmi Bupati Gresik saat itu Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM memberikan nama “Ibnu Sina” pada RSUD Kabupaten Gresik sehingga menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina Kabupaten Gresik melalui SK Bupati Gresik tanggal 25 Juli 2008 Nomor: 445/483/HK/403.14/2008 tentang penetapan nama RSUD Kabupaten Gresik menjadi RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Penandatanganan prasasti penggantian nama RSUD Ibnu Sina Kabuipaten Gresik ini berlangsung di lantai II kantor RSUD Gresik. Pada kesempatan yang sama, dilakukan acara serah terima Sertifikat ISO 9001:2000 dari Worlwide Quality Assurance (WQA) kepada Direktur RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik , dr. Gusti Rizaniansyah Rusli, SpPD. oleh Bupati Gresik .

Pemilihan nama “Ibnu Sina” mendapatkan dukungan sejumlah tokoh, budayawan dan alim ulama. Ibnu Sina merupakan tokoh kedokteran yang hebat dan diterima bukan hanya dari kalangan Islam tapi dunia baratpun mengakuinya. Dengan menyandang nama yang hebat,  RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik diharapkan mampu menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan secara profesional, aman dan santun serta memenuhi harapan masyarakat.

RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik menempati areal tanah seluas 50.000 m2 dengan luas bangunan 36.200 m2 dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta peralatan medis dan penunjang medis yang memadai serta didukung dengan tenaga yang professional dan spesialistik dibidangnya. RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik menye­lenggarakan tata kelola rumah sakit dan tata kelola klinis sesuai amanat Undang-undang. RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik memberikan pelayanan kesehatan individu yang profesional, aman, santun dan mengede­­pan­kan keselamatan pasien serta berfokus pada pemenuhan kepuasan pelanggan.

Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan perlindungan terhadap pasien, RSUD telah mene­rapkan System Manajemen Mutu ISO 9001: 2000 sejak bulan Juli tahun 2008 dan pada bulan November 2012 telah meraih Sertifikat ISO 9001:2008 untuk seluruh instalasi dan supporting systemnya.

Sedangkan pada tanggal 13 Februari 2015 berdasarkan Keputusan Dirjen Bina Upaya Kesehatan Nomor: HK.02.03/I/0363/2015 ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan provinsi dan rumah sakit rujukan regional. Pada Tanggal 10 Januari 2017 berdasarkan Keputusan Ketua KARS Nomor: KARS-SERT/593/I/2017 RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik telah meraih sertifikat LULUS PARIPURNA pada akreditasi versi 2012.

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 DIREKTUR DARI MASA KE MASA