RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik kembali meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait dengan Tuberkolosis (TB). Namun kali ini penghargaan diperoleh melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian penyakit Menular langsung (P2PML).

Piagam Penghargaan diberikan Kepada RSUD Ibnu Sina kabupaten Gresik atas prestasinya meraih capaian tertinggi dalam penemuan dan pengobatan pasien Tuberkolosis Resisten Obat tahun 2018-2019. Hal ini terkait dengan rapat kerja nasional (rakernas) yang dilaksanakan oleh P2PML Kemenkes RI, dimana hasil kesepakatan tersebut menyepakati bahwa eliminasi TB di indonesia tercapai pada tahun 2030.

dr. Endang Puspitowati Sp. THT-KL selaku Direktur RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik cukup sumringah saat menerima penghargaan ini. Penyerahan piagam dilaksanakan dalam pertemuan monitoring dan evaluasi nasional program penanggulangan tuberkolosis di Banda Aceh pada tanggal 25-28 november 2019.

Dalam kesempatan saat memimpin apel rutin hari senin 9/12/2019 dr. Endang berharap “dengan adanya inovasi BATAS PETIR BPK dari Klinik TB-MDR telah membuktikan bahwa kita bisa meraih sebuah prestasi. Terimakasi untuk Klinik TB-MDR, dan mulai saat ini setiap bagian/unit kerja diharapkan untuk mampu menciptakan inovasi/perubahan”

Perubahan dengan Rumus 4S (di mulai dari Saya, lakukan dari Sekarang, dimulai dari yang Sederhana, lakukan Selangkah-selangkah). Manajeman berharap Inovasi atau Perubahan itu akan dinikmati langsung oleh masyarakat pengguna jasa pelayanan kesehatan di RSUD Ibnu Sina kabupaten Gresik. Sebuah kado di akhir tahun yang indah bagi RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. (Pemasaran wisnu)